Mengenal Macam-Macam Kelainan Perilaku Makan (Eating Disorder)

Mengonsumsi makanan setiap hari merupakan suatu kebutuhan manusia yang tidak dapat digantikan. Dengan makan, manusia dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuhnya untuk bertahan hidup. Ada banyak jenis makanan yang terdapat di dunia. Bahkan saat ini ada berbagai jenis kelainan perilaku makan atau eating disorder yang dialami oleh manusia. Adapun kelainan perilaku makan ini merupakan suatu penyakit yang berhubungan dengan gangguan perilaku makan seseorang seperti terlalu sedikit makan, terlalu banyak makan maupun kecanduan makanan. Jenis-jenis kelainan perilaku makan dapat dikategorikan sebagai berikut :

Kelainan Anorexia Nervosa

Orang yang memiliki penyakit anorexia merasa sangat takut akan kelebihan berat badan. Oleh sebab itu, penderita anorexia menjadi takut makan banyak bahkan tidak makan sama sekali sehingga membuat tubuhnya menjadi kurus dan kekurangan gizi. Tubuh kurus yang didapatkan oleh penderita anorexia bukan merupakan tubuh yang ideal namun cenderung kurus yang berbahaya. Seseorang yang menderita anorexia selalu menganggap bahwa tubuhnya masih belum kurus meskipun tubuhnya sudah berada dibawah ambang batas tubuh ideal. Anorexia dapat menyebabkan permasalahan kesehatan yang lebih serius seperti kekurangan darah, penipisan tulang, serangan jantung bahkan organ-organ tubuh yang lain dapat mengalami kegagalan fungsi.

                              Rachael Farrokh, 37 Tahun Penderita Anorexia

Orang yang memiliki penyakit anorexia dapat memiliki ciri-ciri diantaranya memiliki kulit yang kekuningan, lemah dan lesu, susah buang air besar, tidak mengalami menstruasi dan memiliki kuku serta rambut yang rapuh. Penderita anorexia juga memiliki kecenderungan untuk bunuh diri yang tinggi. Oleh karena itu penting bagi keluarga untuk selalu mendukung proses penyembuhan penderita tersebut.

Kelainan Binge Eating

Adapun kelainan perilaku yang umum terjadi ialah binge eating disorder atau sindrom makan berlebihan. Kelainan ini dapat menyerang pria dan wanita dan umumnya ditemukan pada usia pertengahan keatas. Sindrom makan berlebihan ini kedepannya dapat membuat seseorang terkena obesitas. Bila seseorang telah terkena obesitas maka faktor resiko untuk terkena penyakit serius seperti diabetes, darah tinggi dan penyakit jantung semakin tinggi. Orang yang terkena sindrom ini benar-benar tidak dapat menahan nafsu makannya. Setelah makan terlalu banyak biasanya ia akan merasa sedih dan menyesal namun hal ini selalu terulang begitu saja.

Orang-orang yang terkena kelainan pola makan ini biasanya orang yang sebelumnya mengalami depresi, stress maupun kebosanan yang berkepanjangan. Untuk menyembuhkannya, diperlukan terapi perilaku kognitif dan keinginan yang kuat untuk hidup sehat. Penderita juga disarankan untuk melakukan kontrol gizi dan mengurangi hal-hal yang dapat membuatnya depresi.

Kelainan Bulimia Disorder

Selanjutnya, kelainan pola perilaku makan yang dapat terjadi ialah bulimia disorder. Kelainan ini memiliki beberapa kemiripan dengan anorexia disorder dimana penderitanya jarang atau bahkan tidak makan sama sekali. Sekalinya mereka makan banyak, mereka akan memuntahkannya atau memaksa mengeluarkan makanan tersebut dengan menggunakan obat pencahar. Gangguan mental ini terjadi akibat penderita kurang percaya diri pada bentuk tubuhnya dan tekanan sosial sekitarnya. Kelainan ini juga dapat terjadi akibat ia menderita gangguan mental lainnya seperti sering menyakiti diri sendiri atau masochist.

Penderita bulimia biasanya memiliki bentuk tubuh normal namun ia selalu merasa kegemukan. Meski pola makannya tidak separah penderita anorexia, namun proses pembersihan makanan (memuntahkan dan mencahar) yang mereka lakukan berbahaya. Penderita bulimia biasanya memiliki ciri-ciri yaitu memiliki lapisan gigi yang buruk, sembelit, menstruasi yang tidak teratur, dehidrasi, radang tenggorokan, dan ketidakseimbangan elektrolit dalam darah. Sama seperti anorexia, untuk menyembuhkan penyakit ini dibutuhkan psikoterapi dan menjauhi hal-hal yang dapat membuat stress atau depresi.

Itulah beberapa gejala kelainan pola makan yang umumnya terjadi.

Mengenal Macam-Macam Kelainan Perilaku Makan (Eating Disorder) Mengenal Macam-Macam Kelainan Perilaku Makan (Eating Disorder)
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Mengonsumsi makanan setiap hari merupakan suatu kebutuhan manusia yang tidak dapat digantikan. Dengan makan, manusia dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuhnya untuk bertahan hidup. Ada banyak jenis makanan yang terdapat di dunia. Bahkan...
Gaya Hidup Penyakit - by ,
4 / 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *