Alasan Mengapa Pengobatan TBC Lama Hingga Berbulan-bulan

Alasan Mengapa Pengobatan TBC Lama Hingga Berbulan-bulan

TBC atau tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus. Dan telah diperkirakan sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman Tuberkulosis. Dan menurut WHO, setiap detik satu orang telah terinfeksi TBC didunia. Dan indonesia sendiri telah menempati peringkat kedua sebagai negara dengan kasus TBC terbanyak setelah India. Total jumlah kasus TBC di Indonesia pertahunnya sendiri untuk pertahun 2016 adalah 351.863. Dan WHO bahkan telah memperkirakan 583.000 kasus baru TBC yang telah terjadi setiap tahunnya di Indonesia. Padahal untuk pengobatan TBC terbilang cukup sederhana, yang diperlukan hanyalah kesabaran dan keteraturan dalam mengkonsumsi obat dengan kombinasi antibiotik resep dokter.

Akan tetapi salah satu dari penyebab kenapa kasus baru pengindap TBC terus hadir dan banyak yang tidak berhasil untuk disembuhkan adalah dari kegagalan pengobatan. Dan pasalnya pengobatan TBC ini dapat memakan waktu hingga 6 sampai dengan 9 bulan sehingga beresiko tinggi lupa minum obat justru malah terputus ditengan jalan. Pada beberapa kasus pengobatan TBC ini bahkan bisa berjalan hingga bertahun tahun.

Di negara Indonesia, pengobatan TB ini terdiri dari 2 tahap, yakni tahap awal atau intensif dan lanjutan. Ditahap awal, pengindap TB dengan yang menjalani pengobatan rutin akan tidak lagi menular dalam kurun waktu 2 minggu. Dua bulan sejak pengobatan awal, biasanya dahak yang mengandung kuman TB hidup (BTA positif) akan berbalik menjadi negatif.

Untuk BTA negatif ini tetap mempunyai resiko penularan, akan tetapi jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan BTA positif. Pada pengindap TB yang mengalami resistensi atau TBC MDR, peluang balik dari BTA positif ke negatif sekitar 50% dan angkat kesembuhannya sendiri hanya sebesar 65%

Sedangkan untuk tahap lanjutannya, jumlah dan juga dosis obat yang telah diberikan akan berkurang, akan tetapi durasi pengobatan akan berlangsung lenih lama. Dan tahap ini penting untuk menyingkirkan kuman yang resisten sehingga terjadinya kekambuhan atau resistensi

Mengapa Pengobatan TBC Lama Hingga Berbulan-bulan

Bakteri penyebab TBC, M. tuberculosis merupakan jenis bakteri yang bisa tahan terhadap asam. Begitu masuk kedalam tubuh manusia, bakteri ini bisa tertidur lama atau bisa berada di fase dorman, dan mereka ini tetap ada dalam tubuh, akan tetapi tidak aktif berkembang biak. Padahal, kebanyakan antibiotik justu berfungsi saat bakteri ada pada fase aktif. Fase dorman inilah yang kemudian diduga membuat bakteri kebal terhadap efek obat antibiotik.

Pada dasarnya memang kebanyakan bakteri penyebab TBC ini akan mati pada saat pengobatan sedang berjalan diminggu kedelapan, namun beberapa bakteri yang masih tertidur ini sudah kebal obat tetap memerlukan pengobatan lebih lanjutnya. Apabila tidak diobati, kemungkinan penyakit TBC ini akan bisa kambuh, ditambah lagi dengan resiko kuman yang menyerangnya menjadi semakin kebal terhadap obat.

Dan oleh sebab itulah, pengobatan TBC ini memerlukan waktu yang lama dengan kombinasi beberapa macam antibiotik yang mempunyai cara kerja yang berbeda. Tujuannya sendiri adalah guna membunuh bakteri yang sedang aktif sekaligus juga yang masih tertidur dan juga sudah resisten.

herbaltv
Diposkan dalam kategori Penyakit, tanggal February 13, 2019
  • Baru-baru ini :

    Bagaimana Perasaan Anda Ketika Anda terlihat lebih tua? Kebiasaan...

    Penyakit yang Menyebabkan Kesemutan – www.herbaltv.co.id – Pada umumnya...

    Inilah Bahaya Kebiasaan Mandi Air Hangat Pada Pagi Hari...

    Waspadai Mulut yang Terasa Asam Bisa Jadi Pertanda Penyakit ...

    Penyebab Bau Mulut Pada Anak Dan Cara Mengatasinya –...