Mengenal Penyakit Anemia Aplastik – Gejala dan Penyebabnya

Penyakit anemia merupakan penyakit yang umum ditemukan di banyak masyarakat Indonesia. Namun, bila kita berbicara tentang anemia aplastik, maka itu merupakan hal yang sangat berbeda. Anemia aplastik merupakan penyakit yang sangat langka. Penyakit ini merupakan sebuah kelainan yang terjadi pada sumsum tulang belakang manusia. Jadi, sumsum tulang belakang tersebut mengalami kelainan sehingga tidak bisa memproduksi sel darah baru. Semua sel darah tidak bisa diproduksi ulang baik itu hemoglobin, leukosit maupun trombosit. Padahal, produksi sel darah dalam tubuh sangatlah penting.

Mengenal Penyakit Anemia Aplastik – Gejala dan Penyebabnya

Gejala Penyakit Anemia Aplastik

Anemia aplastik yang merupakan penyakit langka ini, bisa menyerang siapa saja dari berbagai usia. Namun, biasanya penyakit berbahaya ini lebih sering menyerang orang dewasa ketimbang anak-anak. Saat seseorang menderita penyakit ini maka kadar darahnya akan menurun baik itu hemoglobin, leukosit maupun trombosit. Bila kadar hemoglobin yang menurun maka gejala yang muncul biasanya adalah sesak napas, sakit kepala, sakit dada, kulit pucat dan jantung berdebar tidak beraturan. Jika kadar sel darah putih yang menurun maka gejalanya biasanya mudah sekali terkena infeksi serta demam nah bila trombositnya menurun drastis maka gejalanya biasanya ada luka memar di kulit, ada ruam-ruam pada kulit, sering mengalami pendarahan seperti gusi berdarah, mimisan dan lainnya.

Penyebab Penyakit Anemia Aplastik

Pada dasarnya, anemia aplastik terjadi saat terjadi kelainan atau kerusakan di sumsum tulangnya. Sumsum tulang merupakan tempat produksi sel-sel darah jadi bila terjadi kerusakan maka produksi sel darah akan menurun bahkan berhenti.

Kerusakan sumsum tulang itu sendiri bisa diakibatkan dari berbagai hal seperti adanya infeksi virus yang berbahaya (virus HIV, virus Hepatitis, virus Epstein Barr, Virus Cytomegalo dll), efek samping dari kemoterapi dan radiasi pengobatan, radiasi bahan kimia dan adanya gangguan autoimun. Kesemua penyebab kerusakan sumsum tulang tersebut bisa merupakan kerusakan langsung maupun gangguan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sumsum tulang karena kelainannya.

Nah itulah beberapa penyebab dan gejala anemia aplastik, untuk mencegahnya, kita harus menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan tubuh dan beristirahat dengan cukup.

Mengenal Penyakit Anemia Aplastik – Gejala dan Penyebabnya Mengenal Penyakit Anemia Aplastik – Gejala dan Penyebabnya
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Penyakit anemia merupakan penyakit yang umum ditemukan di banyak masyarakat Indonesia. Namun, bila kita berbicara tentang anemia aplastik, maka itu merupakan hal yang sangat berbeda. Anemia aplastik merupakan penyakit yang sangat langka. Penyakit ini...
Berita - by ,
4 / 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *