Mari Kenali Perbedaan Hepatitis B Akut dan Kronis

Salah satu penyakit menular yang cukup membahayakan adalah penyakit hepatitis B. Seperti yang telah dibahas sebelumnya pada artikel Mengenal Hepatitis B, Gejala dan Pencegahannya disana disebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh adanya infeksi virus Hepatitis B. Saat seseorang terkena penyakit hepatitis B, maka ia harus berhati-hati terhadap kondisi tubuhnya karena bila dibiarkan dan tak segera diobati, maka penyakit ini bisa membuat kondisi organ hatinya semakin memburuk. Pada kasus terburuk, gagal hati, sirosis hati dan kanker hati bisa menjadi ancaman yang nyata. Untuk itu perlu bagi kita untuk mengenali perbedaan hepatitis b akut dan kronis berikut ini.

hepatitis b kronis

Perbedaan Hepatitis B Akut & Kronis

Pada umumnya, beberapa jenis penyakit termasuk penyakit hepatitis B biasa dikategorikan menjadi dua kategori yaitu penyakit hepatitis B akut dan penyakit hepatitis B kronis. Adapun maksud dari penyakit hepatitis B akut adalah penyakit yang baru terasa muncul dari tubuh. Biasanya para penderita infeksi hepatitis B akut tidak merasakan gejala yang berarti. Namun pada sebagian orang, gejala yang mungkin dialami diantaranya ialah demam kecil, badan lemah, mual muntah dan munculnya penyakit kuning. Seseorang yang dikategorikan memiliki penyakit hepatitis B akut bisa cukup lega karena dengan sendirinya, sistem imun tubuh akan membantu proses penyembuhan dan penghilangan virus sampai tuntas. Nah, saat seseorang tidak sembuh-sembuh dari penyakit ini dalam jangka waktu lebih dari 6 bulan, maka ia akan dikategorikan memiliki penyakit hepatitis B kronis.

Adapun risiko infeksi penyakit hepatitis B kronis pada penderita usia muda akan lebih besar dibandingkan mereka yang telah berusia lanjut. Faktor usia yang muda bisa mempertinggi risiko seseorang dikategorikan memiliki penyakit hepatitis B kronis. Sebagai contoh, bila saat bayi ia terkena infeksi hepatitis B, maka 90% kemungkinannya ia akan berkembang menjadi hepatitis B kronis. Bila seorang anak yang terinfeksi, maka kemungkinan 50% ia akan terkena hepatitis B kronis. Semakin dewasa seseorang, maka risiko berkembangnya hepatitis B akut menjadi hepatitis B kronis akan menurun.

Saat seseorang telah didiagnosa memiliki penyakit hepatitis B kronis, maka ia harus melakukan pengobatan secara rutin demi mencegah rusaknya organ hati pada tubuhnya. Selain menjalani pengobatan tertentu, penderita juga harus menjaga pola hidup dan pola makannya secara ketat supaya risiko kerusakan permanen hati bisa dicegah.

herbaltv
Diposkan dalam kategori Berita, tanggal June 12, 2018
  • Baru-baru ini :

    Bantu Pemulihan Operasi Caesar Dengan Permen Karet

    Bantu Pemulihan Operasi Caesar Dengan Permen Karet – www.herbaltv.co.id...

    Ini Obat Herbal Keputihan Akibat Dari Infeksi Jamur

    Obat Herbal Keputihan Akibat Dari Infeksi Jamur  – www.herbaltv.co.id...

    Mitos dan Fakta Tentang Usus Buntu

    Penyakit radang usus buntu merupakan salah satu penyakit yang...

    Tips Cara Ampuh Membuat Gigi Lebih Putih Dan Bersih

    Cara Ampuh Membuat Gigi Lebih Putih Dan Bersih  –...

    5 Tips Cara Mengetahui Ciri Ciri Madu Asli Dan Palsu

    Mengetahui Ciri Ciri Madu Asli Dan Palsu – www.herbaltv.co.id...