Mengenal Lebih Jauh Hipotensi Ortostatik

Penyakit tekanan darah rendah merupakan kebalikan dari penyakit tekanan darah tinggi. Pada penyakit tekanan darah rendah, dikenal istilah hipotensi ortostatik. Istilah ini mengacu pada kejadian seseorang ketika mengalami kondisi hipotensi saat perubahan posisi dari duduk atau tidur menjadi berdiri. Singkatnya, saat ia bangkit dari duduk atau tidur, ia akan mengalami gejala-gejala hipotensi seperti kepala berputar-putar dan bahkan hingga mau pingsan. Kejadian ini biasanya hanya terjadi sebentar saja dan sering terulang dalam waktu yang lumayan lama. Bila seseorang mengalami penyakit ini, maka sebaiknya ia waspada karena kondisi ini bisa menimbulkan hal yang lebih serius kedepannya.

Mengenal Lebih Jauh Hipotensi Ortostatik

Gejala Hipotensi Ortostatik

Seseorang yang memiliki kondisi hipotensi ortostatik bisa mengalami berbagai komplikasi seperti terjatuh saat hendak berdiri, gagal jantung dan bahkan terkena stroke. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang terkena penyakit hipotensi ortostatik atau tidak. Pada dasarnya, gejala yang sangat mudah dikenali adalah penderita merasakan pusing atau kunang-kunang saat ia bangkit dari posisi berbaring atau posisi duduk. Gejala lainnya diantaranya adalah penderita bisa mengalami pingsan, kejang-kejang, penglihatan menjadi buram sesaat, lemah, sakit pada bagian tubuh tertentu, mual-mual dan lainnya.  Pada kasus lain, penderita juga memungkinkan untuk mengalami perlemahan pendengaran beberapa saat.

Penyebab Terjadinya Hipotensi Ortostatik

Penyebab seseorang bisa terkena kondisi ini diantaranya bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pada dasarnya, kondisi hipotensi ortostatik terjadi saat tubuh mengalami hambatan untuk mengatasi turunnya tekanan darah secara tiba-tiba. Beberapa kondisi seseorang bisa terkena hipotensi ortostatik adalah saat seseorang sudah habis makan, karena pada beberapa orang, tekanan darahnya turun setelah mengonsumsi sejumlah makanan. Selain itu, adanya gangguan pada kelenjar endokrin juga bisa membuat seseorang terkena hipotensi ortostatik. Hal ini karena gangguan tersebut bisa memicu timbulnya tekanan darah rendah atau hipotensi.

Selain kedua hal diatas, adanya gangguan pada jantung seseorang juga bisa memicu timbulnya tekanan darah rendah. Kekurangan cairan pada tubuh juga bisa memicu timbulnya tekanan darah rendah dikarenakan sedikitnya volume darah dalam tubuh. Terakhir, seseorang dengan sistem saraf yang terganggu juga bisa memicu timbulnya hipotensi ortostatik ini.

Mengenal Lebih Jauh Hipotensi Ortostatik Mengenal Lebih Jauh Hipotensi Ortostatik
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Penyakit tekanan darah rendah merupakan kebalikan dari penyakit tekanan darah tinggi. Pada penyakit tekanan darah rendah, dikenal istilah hipotensi ortostatik. Istilah ini mengacu pada kejadian seseorang ketika mengalami kondisi hipotensi saat perubahan posisi dari...
Informasi Kesehatan - by ,
4 / 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *