Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyakit Anemia Sel Sabit

Penyakit anemia sel sabit merupakan salah satu jenis penyakit anemia yang ada. Penyebab yang menjadikan seseorang memiliki penyakit ini pada dasarnya adalah adanya kelainan genetik pada seseorang yang menyebabkan bentuk pada hemoglobinnya tidak normal. Bentuk hemoglobin yang tidak normal bisa membuat tubuh mengalami defisiensi oksigen dan pasokan darah di seluruh bagian tubuh. Seseorang yang memiliki sel darah merah normal biasanya memiliki bentuk bundar serta lentur sedangkan pada mereka yang menderita anemia sel sabit, sel darah merahnya berbentuk seperti bulan sabit dan teksturnya lebih kaku. Keadaan teksturnya yang kaku membuat sel darah sering menempel di pembuluh darah yang kecil sehingga peredaran darah ke seluruh tubuh tidak lancar.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyakit Anemia Sel Sabit

Gejala Penyakit Anemia Sel Sabit

Setiap penyakit biasanya memiliki gejala yang khas, begitu pula dengan anemia sel sabit. Karena disebabkan oleh faktor genetik, penderita anemia sel sabit bisa mengalami gejalanya mulai dari umur 6 bulan atau bahkan dari usia 4 bulan. Tanda umum yang biasanya muncul pada penderita anemia sel sabit diantaranya adalah putih mata menjadi kuning, kulit pucat, jantung berdebar, sering merasa lemas, terasa ingin pisan, organ limpa membengkak dan pusing-pusing serta mengalami gejala seperti stroke. Selain gejala diatas, penderita penyakit ini juga bisa merasakan rasa sakit di bagian tubuh dimana sel darah menempel dan menghambat pembuluh darah. Hal ini bisa terjadi di area sendi, perut, tulang dan juga dada.

Selain menderita kekurangan darah, penderita anemia sel sabit juga bisa mengalami krisis sel sabit. Saat seseorang terkena krisis sel sabit, maka aliran darahnya akan tersumbat. Fatalnya lagi, karena aliran darah tersumbat, maka beberapa organ bisa membengkak dan nyeri. Organ yang paling rentan mengalami kerusakan adalah organ limpa yang mana ia memiliki fungsi sebagai pelawan infeksi. Jadi, saat organ limpa mulai rusak, ia akan rentan mengalami berbagai macam infeksi.

Diagnosa Penyakit Anemia Sel Sabit

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita anemia sel sabit, maka diperlukan pemeriksaan HB untuk melihat kondisi Haemoglobin S atau Hb cacat. Dari sana bisa ditemukan apakah seseorang memiliki anemia sel sabit atau tidak. Diagnosa juga bisa dilakukan terhadap bayi dalam kandungan dengan memeriksa sampel air ketuban sang ibu. Untuk pengobatannya sejauh ini adalah dengan memakai metode transplantasi sumsum tulang belakang.

 

Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyakit Anemia Sel Sabit Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyakit Anemia Sel Sabit
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Penyakit anemia sel sabit merupakan salah satu jenis penyakit anemia yang ada. Penyebab yang menjadikan seseorang memiliki penyakit ini pada dasarnya adalah adanya kelainan genetik pada seseorang yang menyebabkan bentuk pada hemoglobinnya tidak normal. Bentuk...
Informasi Kesehatan - by ,
4 / 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *