Mengenal TBC, Infeksi Penyebab Kematian No 1 Di Indonesia

Mengenal TBC, Infeksi Penyebab Kematian No 1 Di Indonesia

Mengenal TBC – TBC atau tuberculosis merupakan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mana menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia. Bakteri tersebut bisa ditularkan melalui saluran udara. TBC ini biasanya menyerang paru paru, akan tetapi dapat juga menyebar ketulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung dan organ lainnya.

Jenis tuberkulosis yang diderita oleh pasien memang sering kali merupakan infeksi TBC laten, dimana terdapatnya bakteri TBC yang tertidur atau belum aktif secara klinis. Dan bakteri TBC ini akan aktif dakan menunjukan gejala setelah periode waktu tertentu, beberapa minggu atau bahkan bisa beberapa tahun, dan ini tergantung kondisi kesehatan dan juga daya tahan pasien.

Apabila pasien mempunyai sistem kekebalan tubuh yang melemah, seperti penderita HIV, kanker, atau juga pasien yang menjalani kemoterapi maka TBC ini akan berkembang lebih cepat.

Tanda Dan Gejala TBC

Apa sajakah ciri dan gejala dari TBC atau Tuberkulosis ?

Saat masa inkulasi TBC, maka pasien biasanya tidak akan menunjukan gejala apapun dan penyakit ini belum akan menular. Dan ketika tuberkulosis ini sudang berkembang, maka gejala gejala pun akan mulai untuk terlihat.

Tergantung pada organ mana diserang, gejala TBC ini bisa berupa batuk yang mana berlangsung 2 minggu atau bahkan lebih, dahak atau juga batuk dahak, sesak napas, demam atau meriang, berkeringan dimalam hari meskipun tanpa adanya kegiatan fisik, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, kelelahan dan lemah.

Gejala TBC ini bisa disebabkan oleh penyakit lain yang mana berhubungan dengan paru paru. Masih ada gejala lainnya juga yang tidak tercantumkan. Nah apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai gejala tertentu, maka segera konsultasikan kedokter.

Penyebab TBC atau Tuberkulosis

TBC pada umumnya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mana bisa menyebar melalui udara. Bakteri ini juga bisa terhirup apabila terjadinya kontak dengan penderita tuberkulosis atau juga bisa melalui udara yang sudah tercampuri dengan penyakit TBC melalui batuk.

Setelah memasuki tubuh, bakteri masih belum aktif melainkan akan tidur selama beberapa waktu. Periode ini disebut dengan inkulasi. Dikarenakan bakteri tidak aktif, maka tidak akan ada gejala yang dirasakan dan tidak pula menular. Nah jika pasien mengikuti tes bakteri MTB, maka hasilnya nentu akan positif meskipun tidak ada tanda tanda sama sekali. Resiko TBC ini bisa dikurangi secara signifikan apabila kita mampu mendeteksinya secara dini dimulai dari periode inkulasi tersebut.

Dari adanya 10 orang yang terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis , hanya satu orang yang biasanya akan berkembang menjadi terjangkit penyakit TBC. Bakteri ini akan menyerang tubuh ketika sistem kekebalan tubuh sudah tidak mampu lagi melawannya, atau bakteri tersebut menunggu hingga sistem kekebalan melemah, sepertti halnya pada orang lanjut usia, atau penderita HIV. Jadi masa inkulasi ini akan berbeda beda pada setiap orangnya. Dan ketika bakteri mulai aktif, maka bakteri akan berkembang didalam paru paru dan pembuluh darah, selanjutnya berimigrasi kebagian tubuh lainnya.

herbaltv
Diposkan dalam kategori Berita, Penyakit, tanggal January 22, 2019
  • Baru-baru ini :

    Cara Mengobati Hepatitis dengan Daun Kelor

    Penyakit hepatitis merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita...

    3 Tanaman Alami Obat Penghancur Batu Empedu

    3 Tanaman Alami Obat Penghancur Batu Empedu – Gangguan...

    Mengenal Manfaat Vitamin D Untuk Mencegah Diabetes dan Jantung

    Mengenal Manfaat Vitamin D Untuk Mencegah Diabetes dan JantungĀ ...

    Ini Penyebab Kentut Bau Busuk Dan Cara Mencegahnya

    Penyebab Kentut Bau Busuk Dan Cara Mencegahnya – www.herbaltv.co.id...

    Yuk Kenali 4 Fakta dan Mitos tentang Batuk

    Siapa yang tidak kenal penyakit batuk ? penyakit yang...