Waspadai Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai

Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai – Tidak semua wanita mempunyai durasi dan jumlah perdarahan pada menstruasinya yang sama. Menstruasi normal pada umumnya akan berkisar antara tiga sampai tujuh hari, dan rata rata terjadi setiap 28 hari. Perdarahan menstruasi yang terlalu berat, berkepanjangan atau tidak teratur maka disebut dengan menorrhagia. Menstruasi yang berkepanjangan ini didefinisikan sebagai salah satu pendarahan yang telah melampaui durasi seminggu.

Dan jika Anda mempunyai siklus menstruasi yang lama dan tidak kunjung usai, maka hal ini tentunya merupakan siklus menstruasi tidak normal, terkecuali apabila Anda mendekati masa menopause, yang biasanya antara usia 45-55 tahun. Menstruasi yang lama akan berlangsung lebih dari seminggu dan juga bisa diakibatkan oleh adanya perubahan hormon yang mana ini menandakan tubuh Anda sedang siap untuk menyambut perubahan yang akan datang.

Penyebab Menstruasi Tidak Kunjung Selesai

Waspadai Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai

1. Perdarahan uterus disfungsional (DUB)

Perdarahan uterus disfungsional (DUB) merupakan salah satu penyebab yang paling umum dari adanya perdaraha menstruasi yang tidak teratur pada wanita diusia reproduksi, akan tetapi peluang dalam mengalami DUB akan lebih besar apabila Anda berusia lebih dari 40 tahun. DUB ini akan menunjukan disfungsi hormon, yang bisa mempengaruhi stabilitas lapisan rahim dan juga bisa menyebabkan bercak saat Anda sedang tidak menstruasi, perdarahan menstruasi berat yang bisa membuat Anda harus sering mengganti pembalut dalam setiap harinya, dan juga durasi yang bisa lebih lama dari seminggu.

2. Sering Ganti Pil KB

Apabila Anda menggunakan KB hormon, konstrsepsi oral ini yang mana menjadi alasan dibalik siklus menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya ini. Pil KB bisa mengubah durasi, frekuensi dan juga keparahan perdarahan pada setiap siklus mentruasi. Terkadang dengan beralih antar merek saja dan juga jenis kontraspsi juga bisa mempuntai dampak langsung pada siklus mentruasi Anda. IUD tembaga juga bisa membuat Anda untuk mengalami perdarahan berat dan durasi yang lebih lama.

Perlu menjadi perhatian, Anda tidak dianjurkan untuk mengubah strategi KB Anda atas inisiatif sendiri atau mengobati menstruasi yang berkepanjangan ini berdasarkan saran dan pengalaman seorang teman dengan gejala yang sama, sebab siklus menstruasi setiap wanita ini akan berbeda beda dan juga sejumlah masalah medis juga bisa mempengaruhi menstruasi, sehingga apa yang bekerja untuk orang lain, belum tentu efektif untuk Anda.

3. Adenomiosis

Adenomiosis merupakan salah satu kondisi jaringan pelapisan rahim atau endrometrium telah bertumbuh didalam dinding otot rahim. Jaringan endrometrium yang tersesat ini juga bisa menebal dan pecah, dengan mengalami perdarahan yang layaknya perdarahan menstruasi Anda seperti biasanya. Dan jika Anda mengalami kondisi ini, Anda akan mengalami sejumlah gejala lainnya seperti dengan durasi menstruasi yang lama atau bahkan lebih dari 7 hari, peerdarahan berat yang mana ini disertai dengan kram perut dan juga adanya gumpalan darah bersar serta rasa nyeri saat berhubungan seks.

4. Hiperplasia endometrium

Hiperplasia endrometrium merupakan kondisi adanya penebalan dinding rahim yang abnormal biasanya tipis dan juga mudah robek, hal ini dikarenakan sejumlah alasan yang berbeda, akan tetapi yang paling umumnya adalah ketimpangan antara produksi estrogen yang berlebihan dan progesteron yang tidak cukup untuk menyeimbanginya. Progensteron ini akan mempersiapkan dinding rahim untuk menerima dan juga menunjang tumbuh kembang calon janin.

Dan jika kehamilan tidak terjadi, maka kadar estrogen dan progesteron ini menurun. Dinding rahim yang bisa terus tumbuh untuk menanggapi estrogen.

5. Adanya masalah dengan berat badan

Apabila Anda dalam beberapa bulan terakhir ini telah mengalami kenaikan berat badan dalam jumlah yang besar, tambahan berat badan inilah yang bisa mempengaruhi keteraturan menstruasi Anda. Perempuan yang secara alami mempunyai estrogen dan bisa membantu membuat rahim sebagai lingkungan yang nyaman dan juga menguntungkan untuk terjadinya pertumbuhan janin.

Akan tetapi jika Anda obesitas, maka Anda akan lebih untuk memiliki sejumlah besar tambahan sel sel lemak yang bisa menghasilkan estrogen yang mana ini disebut sebagai estron. Sel sel estrogen tambahan ini bisa meniru gejala dari kehamilan, sehingga otomatis Anda tidak berovulasi, tapi darah akan terus melapisi dinding rahim Anda. Pelapisan dinding rahim ini terus berjalan sehingga sewaktu Anda akhirnya mendapatkan menstruasi Anda yang sebenarnya, perdarahan akan terasa lebih berat dari biasanya dan tampak seolah menstruasi Anda tidak akan pernah berakhir.

6. Pertumbuhan Sel Abnormal jinak

Kista, polip atau fibroid rahim merupakan diantaranya jenis pertumhuhan sel abnormal non kanker dari jaringan otot rahim. Pertumbuhan sel esktra ini bisa berkisar dalam jumlah dan ukurannya, yang mulai dari pertumbuhan tunggal hingga berkelompok atau menyebar, ada yang kecil, sedang bahkan bisa besar. Dan penyebab sebenarnya ini masih menjadi misteri. Dan beberapa wanita dapat mempunyai salah satu diantaranya gejalanya, dan sementara yang lainnya bisa mengalami serangkaian gejala yang menyakitkan seperti

  • Perdarahan yang berat
  • Durasi Menstruasi yang lebih lama, atau lebih dari 7 hari.
  • Merasa nyeri dan adanya tekanan pada panggul.
  • Sering buang air kecil dan sembelit
  • Nyeri pada sepanjang tungkai kaki yang biasanya diikuti oleh sakit punggung.

7. Gangguan kelenjar tiroid

Gangguan tiroid (seperti hypo/hypertiroidisme, penyakit Graves atau Hashimoto), kadang menjadi alasan di balik masalah menstruasi wanita. Setiap masalah dengan tiroid Anda akan menyebabkan isu-isu tertentu, mulai dari depresi ke penurunan berat badan — ketidakseimbangan hormon klasik yang mengacaukan siklus menstruasi.

Waspadai Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai Waspadai Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Penyebab Menstruasi yang Tak Kunjung Selesai – Tidak semua wanita mempunyai durasi dan jumlah perdarahan pada menstruasinya yang sama. Menstruasi normal pada umumnya akan berkisar antara tiga sampai tujuh hari, dan rata rata terjadi...
Penyakit - by ,
4 / 5 stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *